Cita Rasa Abadi dari Kampung Cucur Adimulyo: Warisan Manis Kebumen yang Tetap Lestari

KEBUMEN – Di tengah gempuran kuliner modern, cita rasa tradisional tak pernah pudar di Kebumen. Khususnya di Kampung Cucur Adimulyo, kelezatan jajanan khas yang dibuat dengan resep turun-temurun terus dipertahankan, menjadikannya simbol kearifan lokal yang patut dibanggakan.

Kue cucur dari Adimulyo (yang dikenal juga sebagai bagian dari Desa Wisata Temanggal, Kecamatan Adimulyo) menyajikan sensasi rasa yang otentik dan khas: renyah di pinggir, lembut di tengah. Perpaduan tekstur dan rasa manis legit ini bukan hanya menggoyang lidah, tetapi juga mencerminkan kerja keras dan ketekunan masyarakat setempat dalam menjaga warisan kuliner.

“Resepnya sudah dari nenek moyang. Kami ingin memastikan rasa asli cucur ini tidak berubah, karena ini adalah identitas kami,” ujar salah satu pembuat kue cucur setempat.

Kampung Cucur Adimulyo, atau Desa Wisata Temanggal, dikenal sebagai sentra produksi kue cucur. Bahkan, desa ini telah dinobatkan sebagai “Kampung Cucur” karena mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pembuat kue tradisional ini, dengan produksi yang mencapai ribuan kue setiap harinya. Upaya pelestarian ini juga didukung melalui kegiatan wisata edukasi, di mana pengunjung dapat belajar langsung cara membuat kue cucur.

Jajanan ini adalah representasi nyata dari produk lokal Kebumen yang berkomitmen menjaga warisan rasa.

Mari dukung terus upaya pelestarian ini! Dengan membeli dan menikmati kue cucur dari Adimulyo, Anda turut serta dalam melestarikan budaya dan menghidupkan ekonomi kreatif masyarakat desa.

Share this content: