Sate Jawir, Penjual Sate Keliling Bersepeda Butut yang Setia Mengais Rezeki di Gombong
Gombong, Kebumen — Di tengah hiruk pikuk sore hingga malam hari di wilayah Gombong, Kebumen, sosok penjual sate keliling bernama Jawir kerap menjadi pemandangan akrab. Mengayuh sepeda butut, Jawir berkeliling menjajakan sate ayam dengan penuh kesabaran dan semangat, meski penghasilan yang didapatkannya tak menentu.

Jawir diketahui berasal dari Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, dan lahir di Slawi, Tegal. Setiap hari, ia mulai berjualan sejak pukul 16.00 WIB hingga malam, bahkan kerap pulang hingga pukul 02.00 dini hari, dan sesekali baru kembali ke rumah menjelang subuh jika dagangannya belum habis.
Dalam kesehariannya, Jawir sering mangkal di depan Indomaret Selokerto, Gombong dan kadang berpindah ke depan Alfamart pertigaan jalan Sempor Lama. Dengan rute berkeliling, ia mengandalkan tenaga kayuhan sepeda tua sebagai sarana utama mencari nafkah.
Untuk berjualan, Jawir mengambil sate dari juragan di Desa Mangli, Kecamatan Kuwarasan, dengan modal sekitar Rp100 ribu per hari. Namun hasil penjualan tidak selalu pasti—kadang dagangan cepat ludes, namun tak jarang pula sepi pembeli hingga larut malam.

Meski sederhana, Sate Jawir dikenal memiliki cita rasa yang enak. Disajikan dengan bumbu kacang dan kecap manis asli Kebumen, sate ayamnya terasa gurih dan pas di lidah. Bagi pembeli yang menghendaki, tersedia pula lontong atau kupat sebagai pelengkap. Harganya pun relatif murah, dengan satu porsi berisi 10 tusuk sate ayam, sehingga terjangkau bagi berbagai kalangan.
Selain rasanya yang lezat, Jawir juga dikenal sebagai pribadi yang ramah dan murah senyum kepada pembeli. Warga yang sempat menjumpainya di lokasi mangkal atau saat berkeliling diharapkan dapat melarisi dagangannya sebagai bentuk dukungan terhadap pedagang kecil yang gigih berjuang di jalanan.
Keberadaan Sate Jawir bukan hanya soal kuliner, tetapi juga potret ketekunan dan semangat hidup seorang pedagang kecil yang terus mengayuh harapan, satu tusuk sate demi satu tusuk sate untuk menghidupi keluarga kecilnya.


